Keprihatinan mengenai Suriah memberikan sentiment negatif terhadap asset berisiko dan mengakibatkan yen mengalami kenaikan
Yen
menguat untuk hari kedua terhadap dolar dan euro dengan penurunan di
matauang pasar emerging mendorong permintaan untuk investasi yang lebih
aman.
Menteri ekonomi Jepang Akira Amari mengatakan tidak ada instruksi dari PM Abe untuk memikirkan pemotongan pajak perusahaan.
Inflasi
Jepang dibulan Juli diperkirakan akan mencapai angka tertingginya dalam
hampir 5 tahun menunjukkan usaha pemerintah dan bank sentral untuk
mengakhiri deflasi sedang mengalami kemajuan.
Pada sesi
perdagangan hari ini mata uang yen Jepang terpantau mengalami
peningkatan yang signifikan terhadap rival-rivalnya, termasuk dollar AS
(27/08).Yen menguat di tengah muramnya kinerja bursa-bursa saham global,
termasuk bursa saham Asia. Bursa emerging markets di Asia mengalami
penurunan tajam dan mengembalikan minat para investor terhadap mata uang
yen yang dinilai sebagai investasi safe haven.
Bursa saham Asia
pada sesi perdagangan hari ini mengalami penurunan tajam setelah nilai
tukar mata uang India dan Indonesia mengalami penurunan besar-besara.
Pasar saham emerging markets mengalami tekanan selama beberapa minggu
belakangan di tengah kekhawatiran bahwa Fed akan mulai melakukan
pengurangan stimulus pada bulan September mendatang.
Yen kembali
membuktikan statusnya sebagai mata uang safe haven. Hari ini yen
terpantau berada pada posisi 98.21 per dollar AS. Posisi mata uang ini
mengalami peningkatan yang cukup besar dibandingkan dengan posisi
penutupan perdagangan dini hari tadi yang ada di level 98.50 per dollar
AS. Pada sesi perdagangan hari ini nilai tukar yen berada pada posisi
paling tinggi sejak tanggal 22 Agustus lalu.
Poundsterling Inggris
hari ini (Selasa, 27 Agustus 2013, 08:44:24 GMT) terpantau turun
terhadap Yen Jepang. Pair GBPJPY dibuka pada kisaran 153.4 di awal
perdagangan (00.00 GMT), mata uang tersebut melemah sekitar -145 pips
atau sekitar -0.94 % dan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran
151.95.
Laju naik Sterling terhadap nampak sedikit tertahan,
dimana para pelaku pasar memperkirakan bahwa Gubernur Bank Of England
Mark Carney akan mempertegas sinyal bahwa kebijakan moneter longgar di
Inggris masih akan dipertahankan.
Terkait dengan hal ini Deputi
Gubernur Charlie Bean mengemukakan bahwa BOE memberikan sinyal yang
jelas ( clear signal) bahwa tidak ada opsi untuk menaikkan suku bunga
acuan dalam jangka waktu dekat mendatang .
Order stop dibawah 0.9010 telah membawa dolar Australia ke bawah angka tersebut
Pada
perdagangan siang ini (27/8) dollar Aussie ada dalam tekanan melemahnya
beberapa kurs mata uang negara Asia, tekanan berikutnya juga datang
dari ketegangan di Suriah dan juga ketidak pastian atas kebijakan
stimulusnya The Fed. AUD/USD pada perdagangan semalam sempat melonjak
tinggi ke level 0.9071 setelah data Core Durable Goods Orders AS di
rilis dengan hasil yang mengecewakan.
Namun AUD/USD kembali turun
ke level 0.9015 dan menutup perdagangan hari Senin di level 0.9029,
seiring terjadinya spekulan pasar karena banyaknya para pelaku pasar
yang masih menyimpulkan bahwa Federal Reserve tetap akan mulai
menjalankan pembelian aset di tahun ini, karena beberapa indikator
Ekonomi AS di akhir pekan kemarin di rilis dengan hasil mengecewakan.
Pasar
akan menghilangkan keraguannya apabila Fed tidak mulai menjalankan
programnya pada bulan September hingga akhir Desember tahun ini.
Dibandingkan mata uang lainnya, justru Aussie siang ini masih
melanjutkan pergerakannya searah dengan USDCHF dan AUDCHF untuk turun.
Arus
keluar masuknya dana investor di Australia banyak mengalir ke Negara
Swiss. Kemungkinan keluar masuknya dana investor ini berupa penarikan
atau saving di perbankan Swiss sesuai juga kondisi ekonomi yang terjadi
di Australia apakah baik atau buruk.
Larinya dana dari Australia
juga terlihat masuk ke negara Jepang dilihat dari posisi AUDJPY dan
USDJPY dan kemungkinan ke berbagai negara lainnya yang dianggap
menguntungkan para investor dalam negeri. Obligasi pemerintah Australia
juga naik, obligasi tiga tahun naik 3 level ke 97,190 dan obligasi 10
tahun naik 5 tingkat ke ke 96,035.
Ifo bisnis Jerman yang
menunjukkan keyakinan bisnis di bulan Agustus naik ke 107.5 dari 106.2
di bulan Juli, lebih tinggi dari yang diperkirakan di 107.0.
Ifo
Iklim bisnis Jerman yang merupakan indikator di dalam manufaktur naik
secara signifikan, menunjukkan optimisme dari pembangunan bisnis yad
bertumbuh.
Euro hari ini (Selasa, 27 Agustus 2013, 08:21:41 GMT)
terpantau turun terhadap beberapa mata uang utama lainnya. Dibuka pada
kisaran 109.82 di awal perdagangan (00.00 GMT), mata uang tersebut
melemah sekitar -29 pips atau sekitar -0.26 % dan nilai bergulir
terpantau berada pada kisaran 109.53.
Euro terpantau menerima
sentimen negatif dari investor, meskipun baru saja Ifo Institute for
Economic Research melaporkan bahwa terjadi peningkatan iklim bisnis di
Jerman . Hal tersebut ditunjukkan dengan adanya kenaikan pada indikator
fundamental ekonomi German Ifo Business Climate yang naik ke angka 107.5
dari nilai periode sebelumnya yaitu 106.2.
Perkembangan yang
cukup menggembirakan tersebut menunjukkan kinerja yang lebih baik dari
estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan hanya akan naik ke angka
107.1. Index Euro terpantau masih bergerak negatif merespon perkembangan
tersebut terkait dengan masih adanya kemungkinan koreksi pada sinyal
ekonomi Jerman, dimana sektor konsumsi Jerman diperkirakan masih akan
menunjukkan kinerja melambat.
Indikator German Prelim CPI m/m yang
akan dirilis oleh Destatis dalam beberapa hari mendatang, diduga akan
menunjukkan penurunan kinerja ke angka 0.2% dari 0.5%.
Dollar AS
pada siang hari ini (Selasa, 27 Agustus 2013, 08:32:30 GMT) bergerak
menguat terhadap beberapa mata uang utama. Harga pembukaan berada pada
81.4 di awal perdagangan (00.00 GMT), dan mata uang tersebut telah naik
sekitar 13 pips atau sekitar 0.15 % dan nilai bergulir terpantau berada
di 81.53.
Federal Reserve Bank of Richmond (AS) dijadwalkan akan
mengumumkan data terakhir kinerja sektor manufaktur di wilayah Richmond
yang diharapkan dapat menunjukkan adanya kinerja membaik. Indikator
fundamental ekonomi Richmond Manufacturing Index kinerja Agustus diduga
akan menggambarkan kondisi yang menggembirakan dan diharapkan dapat
meningkat ke angka -7 dari nilai pada periode sebelumnya yaitu -11.
Setelah
pada perdagangan kemarin bergerak turun terhadap Yen Jepang. Kurs
Dollar AS pada malam hari ini (Selasa, 27 Agustus 2013, 13:04:00 GMT)
melemah lagi terhadap Yen. Dibuka pada 98.51 di awal perdagangan (00.00
GMT), mata uang tersebut telah turun sekitar -106 pips atau sekitar
-1.07 % dan nilai bergulir tampak berada pada kisaran 97.45.
Sentimen
negatif terhadap mata uang Dollar AS nampak menguat setelah Standard
& Poor's menyampaikan bahwa terdapat sinyal pelemahan kinerja pada
sektor perumahan di Amerika Serikat yang ditandai dengan agak turunnya
harga perumahan.
Indikator ekonomi S&P/CS Composite-20 HPI y/y
dilaporkan agak turun ke angka 12.1% dari nilai periode lalu yaitu
12.2%. Adanya perkembangan yang tidak terlalu menggembirakan tersebut
menunjukkan performa yang lebih baik dari estimasi sejumlah ekonom, yang
memperkirakan akan dapat turun ke angka 11.9%.
http://www.seputarforex.com/berita/forex/detail.php?nid=134959&topic=denyut_forex_hari_ini_yen_menguat
Tuesday, August 27, 2013
9:55 AM
Yen Menguat Tajam
MR: EDITOR
Unknown
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation.
Related Posts
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment